Mata Pelajaran : IPA
Pokok Bahasan : Benda dan Sifatnya
Kelas : IV/1
Alokasi Waktu : 2x30 menit
Standar Kompetensi:
Benda dan Sifatnya
Memahami beragam sifat dan perubahan wujud benda serta berbagai cara penggunaan benda berdasarkan sifatnya
Kompetensi Dasar:
Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya
Mendeskripsikan terjadinya perubahan wujud cair-padat-cair; cair-gas-cair; padat-gas.
Menjelaskan hubungan antara sifat bahan dengan kegunaannya
Kelas IV SD mata pelajaran IPA semester 1. Menggunakan model ADDIE yaitu sebagai berikut:
1. Analyze
Tahap perkembangan anak yang penting dan bahkan fundamental bagi kesuksesan perkembangan selanjutnya adalah pada masa usia sekolah dasar (sekitar 6-12 tahun). Peserta didik pada tingkat kelas tinggi (IV SD) rata-rata berusia sekitar 10-11 tahun. Karakteristik peserta didik kelas IV sekolah dasar masih masuk dalam tahap atau fase pertumbuhan dan perkembangan.
Di stadium operasional konkret (7-11 tahun) anak mampu untuk melakukan aktivitas logis tertentu tetapi hanya dalam situasi yang konkret. Disini anak belum mampu untuk menyelesaikan masalah dengan baik apabila di hadapkan dengan masalah verbal tanpa ada bahan yang konkret.
Peserta didik kelas IV adalah peserta dengan rentang 10-11 tahun yang merupakan masa peralihan dari dunia nyata (merupakan tahap kongkrit operasional). Minat peserta didik dalam pembelajaran IPA semakin tampak. Peserta didik lebih menyukai pembelajaran dan aktifitas yang aktif bagi dirinya.
Analisis instruksional dalam pengembangan pembelajaran IPA mengenai materi sifat dan bendanya di lakukan dengan menjabarkan dan mengembangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar ke dalam indikator-indkator yang harus di capai.
Terlihat jelas bahwa kebutuhan siswa kelas IV adalah adanya benda-benda konkret untuk mempelajari materi benda dan sifatnya. Lingkungan belajar yang mendukung akan mampu untuk mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik.
Sehingga sangat di butuhkan sumber daya yang saling berkaitan serta menggunakan media dalam kegiatan belajar mengajar pada periode. Media, lingkungan belajar dan seluruh sumber yang berkaitan akan mampu membantu pesan yang disampaikan guru untuk dapat lebih mudah diterima oleh siswa.
2. Design
Pada tahap ini guru mendesain pembelajaran seefektif mungkin. Langkah yang dilakukan yaitu guru menentukan pendekatan yang cocok dalam menyampaikan materi benda dan sifatnya yaitu pendekatan konstruktivistik. Alokasi waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan pembelajaran ini adalah 30 menit.
Adapun media yang digunakan dalam pembelajaran kali ini adalah menggunakan media konkret serta media audio-visual yang meliputi power point, video dan gambar. Hal ini di gunakan untuk menambah pemahaman peserta didik mengenai sifat dan perubahan wujud benda serta berbagai cara penggunaan benda berdasarkan sifatnya.
Selain itu sumber dari buku paket berupa gambar juga digunakan. Adapun metode yang digunakan adalah ceramah, demonstrasi, tanya jawab, pemberian tugas dan kerja kelompok. Sehingga terjadi kegiatan kolabortif, interaktif dan individu yang dihasilkan selama pembelajaran.
3. Develop
Pada tahap ini guru mengembangkan hasil design pembelajaran pada tahap sebelumnya yaitu analisis dan design. Hasil analisis tersebut dijadikan pedoman untuk melakukan pengembangan desain pembelajaran. Guru mengawali tahap pengembangan dengan mengembangkan langkah-langkah pembelajaran secara sistematis.
Membuat bahan ajar sesuai jadwal dan menentukan alokasi waktu. Waktu yang di butuhkan adalah 2 x 30 menit. Hal ini sangat dibutuhkan karena kesesuaian antara materi dengan waktu untuk mengetahui bagaimana kegiatan pembelajaran dapat berjalan dan tercapai dengan baik.
Menentukan aktivitas peserta didik yaitu aktivitas individu yaitu berupa tanya jawab dan aktivitas kelompok yaitu dengan mengerjakan pemberian tugas tentang materi yang telah di berikan. Sehingga hal ini akan menciptakan kegiatan kolaboratif, interaktif dan individu selama kegiatan pembelajaran.
4. Implement
Langkah selanjutnya adalah melakukan penerapan. Didalam kegiatan pembelajaran guru menerapkan langkah-langkah pembelajaran secara sistematis seperti menjelaskan materi tentang benda dan sifatnya, dan mengetahui bagaimana terjadinya proses perubahan wujud benda (cair-padat-cair; cair-gas-cair; padat-gas). Kemudia guru mengadakan kegiatan tanya jawab seputar benda dan sifatnya. Dan yang terakhir pemberian tugas perkelompok.
Penerapan dilakukan dengan membagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri dari beberapa peserta didik. Lalu setiap kelompok akan di berikan tugas. Disini terlihat jelas peserta didik akan bersemangat dalam mengikuti proses pemnbelajaran. Tugas guru disini adalah memantau kegaiatan atau aktifitas masing-masing kelompok dalam mengerjakan tugas. Guru juga membimbing kelompok yang berbentuk untuk bekerja sama dalam menyelesaikan tugas yang diberikan
5. Evaluate
Evaluasi digunakan untuk menyempurnakan seluruh kegiatan pembelajaran baik implementasi terhadap peserta didik dan program. Dalam pembelajaran ini, guru mengevaluasi hasil belajar siswa dan pelaksanaan pembelajaran hari ini. Untuk hasil belajar, guru menggunakan lembar pengamatan untuk diskusi.
Penilian dilakukan secara individual dan kelompok. Secara individual, skore didapatkan dari tugas, individu yang telah dikerjakan, dan pasrtisipasi serta konstribusi individu dalam kelompok. Sedangkan penilaian kelompok diberikan melalui penghargaan (reward).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar